“Zaman sekarang mah semua sudah serba digital...”

Seringkah kita mendengar orang berkata begitu? Atau justru kita yang sering berpikir seperti itu? Mengertikah kita dengan apa yang kita ucapkan? Apa makna kata “digital” sebenarnya? Mungkin pertanyaan-pertanyaan seperti ini sering muncul di benak kita semua. Oleh karena itu, mari kita bahas sekilas seputar konsep “digital”.

Dalam kehidupan kita, semua yang terjadi adalah analog, yaitu terus menerus, kontinu. Misalnya, ketika kita menggerakkan tangan kita, yang terjadi adalah tangan kita bergerak secara terus-menerus. Nah, apa yang dilakukan sistem digital adalah seperti bila kita menggerakkan tangan kita secara patah-patah. Dengan interval gerakan patah-patah yang sangat pendek, gerakan tersebut bisa terlihat seperti terus-menerus.

Sistem digital ini digunakan oleh kita, manusia, untuk memodelkan berbagai fenomena yang ada karena sangat sulit bagi manusia untuk mengukur dan mengontrol fenomena analog. Dengan proses digitalisasi, akan lebih mudah bagi kita melakukan pengukuran dan mengontrol berbagai fenomena. Sistem seperti inilah yang digunakan dalam berbagai macam alat digital, mulai dari jam tangan digital, komputer, hingga robot.

Dasar dari sistem digital adalah prinsip sakelar, on atau off. Sakelar on berarti mengizinkan arus listrik untuk mengalir dan sakelar off berarti sebaliknya. Pada sistem digital, yang menjadi media penyampai pesan adalah aliran elektron atau aliran listrik melalui sakelar tadi. Untuk keperluan itu, kitalah yang mengatur masuknya pesan.

Karena sistem digital hanya bisa beroperasi dalam 2 kedudukan (on atau off), untuk memudahkan perhitungan matematis digunakanlah sistem angka biner. Pada dasarnya sistem angka biner sama saja dengan angka berbasis 10 yang kita gunakan. Hanya saja, pada angka berbasis 10 bilangan penyusunnya adalah angka 0 sampai 9, sedangkan pada sistem biner semua bilangan penyusunnya diekspresikan dalam angka 0 atau 1 saja.

Sebagai contoh penggunaan sistem angka biner, angka 2 pada bilangan berbasis 10 diekspresikan dalam bentuk “10” (dibaca: “satu nol”) dalam sistem angka biner. Angka biner digunakan untuk memudahkan penyebutan on dan off menjadi 1 dan 0. Selain itu, dengan menggunakan angka biner, operasi matematika jadi bisa dijalankan dengan menggunakan sakelar.

Dalam sistem sakelar tadi, yang digunakan untuk mengatur dan membagikan pesan (berupa aliran listrik) adalah gerbang logika. Setidaknya ada tiga gerbang logika dasar yang bisa dikombinasikan untuk memperoleh hasil yang lebih rumit, yaitu AND, OR, dan NOT. Gerbang logika ini juga berfungsi sebagai operator untuk angka-angka biner yang merepresentasikan pesan sakelar tadi.

Gerbang logika pada prinsipnya sama dengan prinsip logika matematika. Kondisi on dan off pada sakelar atau 1 dan 0 pada sistem biner merupakan bagian yang sama dengan nilai kebenaran (“benar” atau “salah”) atas suatu pernyataan dalam logika matematika. Gerbang logika ini berperan sebagai penarik kesimpulan pada pernyataan-pernyataan logika matematika.

Gerbang Logika AND

Gerbang logika ini membutuhkan 2 masukan (input) dan menghasilkan 1 keluaran (output). Sesuai namanya, gerbang ini hanya akan menghasilkan keluaran 1 jika kedua masukannya bernilai 1. Gerbang ini mempunyai kesamaan sifat dengan operasi konjungsi pada logika matematika, yaitu nilai kebenaran dua buah pernyataan dihubungkan dengan tanda hubung “dan”. Dalam operasinya, gerbang AND disimbolkan oleh tanda perkalian dot “・”.

Tabel kebenaran hubungan antara masukan dan keluaran pada gerbang logika AND.
Tabel kebenaran hubungan antara masukan dan keluaran pada gerbang logika AND.
Ilustrasi mekanisme gerbang logika AND dalam suatu rangkaian lisrik. Q tidak akan menyala kecuali jika kedua sakelar A dan B ditutup.
 Ilustrasi mekanisme gerbang logika AND dalam suatu rangkaian lisrik. Q tidak akan menyala kecuali jika kedua sakelar A dan B ditutup.
Gerbang Logika OR

Gerbang logika ini juga membutuhkan 2 masukan dan menghasilkan 1 keluaran. Gerbang ini akan menghasilkan keluaran 1 jika salah satu atau kedua masukannya bernilai 1. Gerbang ini mempunyai kesamaan sifat dengan operasi disjungsi pada logika matematika, yaitu nilai kebenaran dua pernyataan dihubungkan dengan tanda hubung “atau”. Dalam operasinya, gerbang AND disimbolkan oleh tanda penjumlahan “+”.

Tabel kebenaran hubungan antara masukan dan keluaran pada gerbang logika OR.
Tabel kebenaran hubungan antara masukan dan keluaran pada gerbang logika OR.

Ilustrasi mekanisme gerbang logika OR dalam suatu rangkaian listrik. Q akan menyala jika salah satu sakelar A atau B ditutup.
 Ilustrasi mekanisme gerbang logika OR dalam suatu rangkaian listrik. Q akan menyala jika salah satu sakelar A atau B ditutup.
Gerbang Logika NOT

Gerbang logika ini hanya membutuhkan 1 masukan dan menghasilkan 1 keluaran. Sesuai namanya juga, gerbang ini berperan untuk membalikkan masukan. Misalnya, masukan 0 setelah melewati gerbang NOT akan menjadi keluaran 1. Gerbang ini mempunyai kesamaan sifat dengan operasi ingkaran pada logika matematika, yaitu ketika nilai kebenaran suatu pernyataan dinegasikan. Dalam operasinya, gerbang NOT disimbolkan dengan “bar”, yaitu garis horizontal di atas variabel input.

Tabel kebenaran hubungan antara masukan dan keluaran pada gerbang logika NOT.
Tabel kebenaran hubungan antara masukan dan keluaran pada gerbang logika NOT.

Ilustrasi mekanisme gerbang logika NOT dalam suatu rangkaian listrik. Bila sakelar A ditutup, lampu akan mati.
 Ilustrasi mekanisme gerbang logika NOT. Bila sakelar A ditutup, lampu akan mati.
Dari ketiga gerbang logika dasar inilah dikembangkan berbagai operasi yang lebih rumit untuk angka-angka biner. Sakelar-sakelar ini kemudian diperkecil sehingga banyak sakelar yang bisa dioperasikan dan dikombinasikan dalam satu instrumen. Instrumen yang terdiri atas banyak sakelar inilah yang kita sebut sebagai instrumen digital.

Pada aplikasi elektronik, perangkat yang dijadikan gerbang logika adalah dioda atau transistor. Dioda dan transistor dapat beroperasi sendiri secara otomatis dengan menerima beberapa perintah tertentu, tidak seperti sakelar yang harus dioperasikan manusia secara mekanis.

Bahan bacaan:

Telah diterbitkan di Rubrik Teknologi Majalah 1000guru edisi Mei 2014.
Datang ketika musim gugur. [foto oleh Fuad]

Bagaimana sih sistem perkuliahan di Jepang? Mungkin tidak banyak yang punya kesempatan untuk menempuh pendidikan dari program sarjana di sini. Dan mungkin juga banyak yang ragu-ragu untuk berangkat berkuliah di Jepang karena belum mengerti sistem perkuliahannya. Insya Allah ane akan tulis beberapa mengenai perkuliahan ane di Tohoku University ini. Secara umum kurikulum perkuliahannya bisa dilihat disini.

Di Jepang ini, pada umumnya tahun ajaran dimulai di bulan April dan selesai di bulan Maret. Begitu juga di Tohoku University. Meskipun begitu, program kami, program internasional sedikit berbeda. Kami mulai menjadi mahasiswa universitas pada Oktober 2012. Dan Tohoku University ini menetapkan sistem bahwa kami masuk di semester ke-2. Jadi pertama kali kami masuk, secara ofisial, langsung semester 2, karena semester pertamanya sudah terlewati (April 2012-September 2012). Dan untuk kami yang berkuliah di School of Engineering, kelulusan normal tetap di semester 8. Jadilah ukuran kuliah normal 7 semester (dari 2-8), atau bisa lebih cepat 1 semester bila memenuhi beberapa persyaratan. Setelah ini ane akan menyebut semester pertama ane berkuliah di Tohokudai ini sebagai semester kedua.

Di semester kedua ini, Oktober 2012 - Maret 2013, ane mengambil kredit sejumlah 33. Jumlah kreditnya memang fantastis, karena kami dituntut untuk mengejar 'ketertinggalan' satu semester di awal tadi. Apalagi jumlah kredit untuk 1 mata kuliah rata-rata hanya 1 atau 2. Di semester kedua ini, semua mahasiswa mempelajari mata kuliah yang sangat dasar, sehingga sistemnya seperti TPB di ITB dimana mahasiswa dari berbagai macam jurusan ada dalam 1 kelas.

Jadwal kuliah semester kedua.
Mata kuliah yang ane ambil sepertinya mata kuliah standar untuk tingkat dasar. Mari kita bahas satu-persatu.

An Introduction to Information Science B (2 kredit), mata kuliah wajib. Bahasa pengantarnya full bahasa Inggris. Materi yang dipelajari adalah dasar-dasar penulisan ilmiah dengan LaTeX, bersama penggambar grafik Gnuplot dan Inkscape di paruh semester pertama. Dan di paruh semester kedua belajar mengenai dasar-dasar bahasa pemrograman C. Karena yang dipelajari hanya dasar, kalau kedepannya ilmunya tidak diprakekkan bisa lupa juga. Alhamdulillah ilmu LaTex dan C ini berguna sekali buat ane bikin laporan sampe sekarang dan belajar programming yang lebih lanjut.

Mineralogy, Petrology, and Geochemistry (2 kredit), mata kuliah pilihan bersama Linear Algebra B, Probability & Statistics, Physics C, Chemistry A, Chemistry C, dan Biology A (ambil minimal 8 kredit). Bahasa pengantarnya full bahasa Inggris. Materi yang dipelajari adalah sekedar pengenalan materials sciences macam struktur atom berbagai jenis material dan yang menentukannya. Sensei-nya lebih banyak memberi paper-paper yang doi tulis sendiri untuk kami baca. Alhamdulillah lumayan bermanfaat sampai sekarang setidaknya ketika masuk kelas materials sciences ane sudah mengenal dasarnya sedikit.

Life and Nature (2 kredit), sebenarnya mata kuliah pilihan, tapi matkul pilihan yang satunya gak bisa diambil, jadilah harus ambil matkul ini. Bahasa pengantar full bahasa Inggris. Yang dipelajari adalah mengenai ekosistem. Alhamdulillah ilmu ini menyadarkan ane bahwa engineer pun harus sadar akan ekosistem dan tidak membuat sistem yang aneh-aneh sehingga mengganggu ekosistem.

Basic Japanese 1 (4 kredit), mata kuliah wajib. Belajar bahasa Jepang dari 0 di kelas ini. Luar biasa sekali senseinya macam guru TK mengajarnya, ane tidak pernah bisa tidur di kelas ini. Alhamdulillah pengetahuan ini SUPER berguna buat survive di Jepang ini karena orang Jepang kebanyakan gak bisa bahasa Inggris. Kelas ini bisa di-skip bila punya hasil tes JLPT minimal N3.

Biology A (2 kredit), mata kuliah pilihan, tapi sudah kepalang basah ambil. Bahasa pengantar full bahasa Inggris. Yang dipelajari adalah biokimia, mengenai mekanisme yang terjadi dalam sel. Bagi ane sudah cukup mendetail yang dipelajari di mata kuliah ini. Alhamdulillah ternyata mata kuliah ini bermanfaat bagi saya, karena sekarang saya terjerumus ke Bioengineering.

Linear Algebra A (2 kredit), mata kuliah wajib. Bahasa pengantarnya full bahasa Inggris. Yang dipelajari adalah dasar-dasar aljabar linear yang sangat dasar, seperti mendalami apa yang sudah kami pelajari semasa SMA. Alhamdulillah bermanfaat sekali matkul ini dalam memberi penjelasan berbagai materi yang akan dipelajari di tingkat-tingkat selanjutnya.

History and Human Society (2 kredit), mata kuliah pilihan, tapi karena kami sudah melewatkan semester pertama, jadilah dari pilihan tersebut tinggal ini yang tersisa. Bahasa pengantar full bahasa Inggris. Mata kuliah ini kadang menarik dan kadang bisa jadi tempat yang tepat buat tidur. Yang dibahas adalah mengenai sejarah kota Sendai dan Tohoku University. Alhamdulillah banyak pengetahuan tentang Tohoku University, yang setidaknya membuat saya bisa menjelaskan bila ada yang bertanya tentang Tohoku University. Juga ada beberapa tour ke beberapa tempat di kampus, yang mungkin jika kami tidak ambil kelas ini tidak akan pernah kesana sampai lulus pun.

Chemistry A (2 kredit), mata kuliah pilihan. Bahasa pengantarnya full bahasa Inggris. Yang dipelajari adalah dasar-dasar mekanika kuantum. Alhamdulillah bisa buat modal buat mempelajari banyak mekanisme kuantum lainnya di tingkat-tingkat lanjutnya.

Economics (2 kredit), mata kuliah pilihan, ada Game Theory atau Management, ane ambil game theory karena terdengar lebih logis dan ane tidak terlalu senang untuk banyak berbicara. Bahasa pengantar full bahasa Inggris. Yang dipelajari adalah game theory untung dan rugi. Alhamdulillah lumayan bisa diterapkan ketika mengambil pilihan.

Exercise in Mathematis and Physics I (1 kredit), mata kuliah wajib. Bahasa pengantar full bahasa Inggris. Di kelas ini dibahas SEMUA teori matematika dan fisika secara singkat dan diberi banyak latihan soal setiap pekannya. Matkul ini inti dari kuliah ane semester kedua ini sepertinya, paling banyak menghabiskan waktu untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. Penjelasannya sangat singkat tapi tugasnya advanced, jauh diatas bahkan Calculus C. Biasanya kepala terasa panas dingin sehabis keluar dari kelas ini. Alhamdulillah excercise ini bermanfaat sekali untuk masa depan di Mechanical Engineering.

Overview of Mechanical and Aerospace Engineering (2 kredit), mata kuliah wajib. Bahasa pengantar full bahasa Inggris. Di mata kuliah ini beberapa profesor perwakilan dari 6 jurusan di Mechanical Engineering memberi penjelasan tentang jurusannya masing-masing dan labnya masing-masing. Mulai dari jurusan Mechanical System and Design, Nanomechanics, Aerospace Engineering, Bioengineering and Robotics, Quantum Science and Energy Engineering, dan terakhir Environment and Energy Engineering. Alhamdulillah cukup memberi gambaran bahwa di tahun ketiga nanti kami harus memilih laboratorium dan penjurusan.

World of Fine Arts (2 kredit), mata kuliah pilihan, tapi karena kami sudah melewatkan semester pertama, jadilah dari pilihan tersebut tinggal ini yang tersisa. Bahasa pengantar full bahasa Inggris. Yang dipelajari adalah tentang persebaran peradaban buddha dari berbagai peninggalan di dunia. Ada beberapa field trip juga. Alhamdulillah menambah pengetahuan tentang Sendai juga.

Chemistry B (2 kredit), mata kuliah wajib. Bahasa pengantar full bahasa Inggris. Yang dipelajari adalah dasar-dasar termodinamika. Alhamdulillah lumayan buat modal mengarungi mata kuliah tingkat lanjut.

Health (2 kredit), mata kuliah pilihan dengan Introductory Seminar (minimal 2 kredit). Bahasa pengantar full bahasa Inggris. Di kelas ini kami seperti hanya mengobrol mengenai sistem kesehatan di Jepang. Karena kami berasal dari berbagai negara yang berbeda, mengenai cara beradaptasi dengan cuaca Jepang dan sistem penjagaan kesehatan di Jepang. Alhamdulillah dialog yang cukup menarik dan bermanfaat untuk kehidupan.

Calculus A (2 kredit), mata kuliah wajib. Bahasa pengantar full bahasa Inggris. Yang dibahas adalah mengenai dasar-dasar ilmu kalkulus, seperti mengulang pelajaran SMA dengan lebih mendalam. Alhamdulillah kedepannya banyak bermanfaat untuk menjelaskan dan memodelkan berbagai fenomena.

Physics A (2 kredit), mata kuliah wajib. Bahasa pengantarnya full bahasa Inggris. Yang dibahas adalah mekanika analitis, dibahas dengan mendalam. Melatih untuk berfikir analitis bagi yang sebelumnya menganggap fisika hanyalah hapalan rumus. Alhamdulillah kedepannya ilmu dasar ini sangat diperlukan.

Begitulah kurikulum semester kedua ane. Semester kedua ini masih banyak adaptasi karena segala yang ane hadapi di Jepang ini begitu berbeda dengan yang biasa ane hadapi di Indonesia. Mata kuliah yang banyak dan (ketika itu) ane rasa berat, ternyata seiring berjalannya waktu masih banyak yang lebih berat.

Ganbarou!

Semester 2

by on 4/25/2014
Datang ketika musim gugur. [foto oleh Fuad ] Bagaimana sih sistem perkuliahan di Jepang? Mungkin tidak banyak yang punya kesempatan u...
Being rich is not about how much you have, but about how much you can give.





Tidak berpartisipasi dalam pemilu karena beranggapan bahwa demokrasi haram, juga semua turunannya? Bagaimana bila semua muslim di Indonesia sudah menerimanya..? Yang ikut pemilu tinggallah orang-orang kafir. Yang duduk menjadi anggota dewan orang-orang kafir. Yang duduk menjadi Bupati, Gubernur, dan Presiden juga orang-orang kafir.

Indonesia adalah negara Islam, benarkah..? Kenapa benar, karena mayoritas penduduknya muslim, atau karena pemimpinnya seorang muslim..? Bagaimana kalau semua muslim menarik diri dari demokrasi sedangkan demokrasilah yang tetap dipakai..? Orang kafir akan mengangkat sesamanya menjadi pemimpin kita. Padahal muslim tidak boleh dipimpin kafir. Undang-undang akan disesuaikan dengan keinginan si pembuat undang-undang, orang-orang kafir yang duduk menjadi anggota dewan.. Atau salah..?
Lalu bagaimana? Haruskah golput pada pemilu..?

Apakah gejolak di Mesir adalah sinyal untuk menghentikan dakwah dengan demokrasi..? Ataukah justru itu adalah cambuk bagi kita untuk lebih merapatkan barisan dakwah kita..? Entahlah. Mari kita berpikir, Islam kan untuk orang-orang yang berpikir toh..? :)

*Memasuki tahun 2014, Pemilu pertama seumur hidup. Semoga bisa terus memperbaiki diri, sehingga bisa memilih jalan yang benar.


Well, setelah hidup selama bertahun-tahun dengan selalu ada yang bisa memenuhi hak ini di sekeliling. Sekarang tiba saatnya harus memenuhi sendiri hak tubuh ini, susah sekali. Mungkin sudah saatnya mencari seseorang untuk menolong dalam pemenuhan hak ini? Entahlah.


"Sesungguhnya tubuhmu punya hak atas dirimu, kedua matamu memiliki hak atas dirimu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hak

by on 12/15/2013
Well, setelah hidup selama bertahun-tahun dengan selalu ada yang bisa memenuhi hak ini di sekeliling. Sekarang tiba saatnya harus memenu...
Bismillah.. Presentasi beginian untuk pertama kalinya..

Atomic Switch

Mengutip kata-kata Ohno-sensei, yang sering menghibur dan mentertawakan ane, 

"Salman-kun, this is research, failure is a usual thing in research."

SEMINAR 1

by on 11/24/2013
Bismillah.. Presentasi beginian untuk pertama kalinya.. Atomic Switch Mengutip kata-kata Ohno-sensei , yang sering menghibur dan mente...
Kartu nama sensei di Lab :)

Bismillah.. One semester try:

World Premiere Institute
Advanced Institute for Materials Research
(WPI-AIMR)


Mungkin ada yang takut kehilangan kesempatan berorganisasi, karena di perguruan tinggi dalam negeri begitu banyak organisasi yang ada di dalamnya. Mulai dari himpunan tiap jurusannya, sampe BEM, ada 'rohis'-nya juga, belum lagi organisasi-organisasi yang udah me-nasional seperti KAMMI, HMI, dan sebagainya. Dan semua mahasiswa di dalam negeri berhak untuk menjadi pengurusnya.

Jangan khawatir, meskipun berada di luar negeri, kesempatan untuk berkontribusi itu tetep terbuka lebar kok. Asalkan ada kemauan dari dalam diri kita, semua bisa diatur insyaAllah. Di Tohokudai sendiri ada organisasi yang cukup populer, namanya TUFSA (Tohoku University Foreign Student Association). Tapi ane nggak tertarik sama sekali buat terlibat di dalamnya, karena kegiatannya nggak jauh-jauh dari party dan dugem. Dan itu diadakan di lobi asrama seolah nggak ada penghuni yang terganggu. Ya beginilah nasib minoritas ck. Okelah berikut organisasi-organisasi yang ane urusi sekarang:

Keluarga Muslim Indonesia Sendai, bahagianya punya keluarga disini Alhamdulillah.
Di Jepang ini muslim kan minoritas, apalagi orang Indonesia. Dan kajian-kajian ilmu agama juga nggak banyak. Makanya adalah KMIS ini untuk mengeratkan ukhuwah antar anggotanya, baik yang pelajar maupun kenshuusei (sebelumnya didominasi oleh pelajar). Juga untuk menjaga keimanan kita jangan sampe goyah, saling mengingatkan untuk selalu ngecek kehalalan makanan, saling ngajak sholat berjamaah, saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran insya Allah. Di KMIS ini, ane diberi amanah buat jadi Ketua Umum periode 2013-2014, semoga membawa perbedaan. *Pemilihan ketuanya pake musyawarah, sepertinya ada konspirasi disini untuk menjebak ane*

Kalo ke luar negeri, Insya Allah paling deket ntar tuh sama temen senegara dah hehee. PPIS ini kepanjangan tangan dari PPI Tohoku yang juga kepanjangan tangan dari PPI Jepang. PPIS sendiri kegiatannya sama produknya banyak banget. Lumayan sih maen bola / badminton pas weekend sama jalan-jalan barengnya. Disini ane ikut kontribusi beberapa (atau semua) produk PPIS, yaitu Buletin Riset PPIS sama Video Kompor Kreasi. Buletin Riset PPIS isinya ya hasil-hasil riset warga PPIS dalam bahasa Indonesia, biar bisa jadi inspirasi temen-temen di tanah air, nah ane jadi redaktur disini. Kalo Video Kompor Kreasi isinya warga-warga PPIS menceritakan bidang-bidangnya semasa di Tohokudai ini, ane jadi pengolah suara ama editor disini.

Selain itu di PPIS sendiri ane diamanahi jadi Manajer Festival Indonesia. Kalo kata salah seorang senior, "Elu ditipu tau man, acaranya PPIS yang butuh diurus kan matsuri (festival) doang hahahaa.." Ya begitulah, semoga semua bisa diamankan. *Hampir nih ane kepilih (pemilu) jadi ketua, Alhamdulillah pas pemilu tahap dua ane berhasil menambah kekuatan konspirasi besar yang lain wkwk

Masjid Sendai

Inilah penggerak mahasiswa muslim di kampus, tapi markasnya bukan di kampus hehee. Program rutinnya, mengadakan kelas belajar bahasa arab, sama kelas memasak. Selain itu TUMCA juga ikut buka stand di berbagai festival dengan membawa misi dakwah. Di kampus sendiri, alhamdulillah sebuah ruangan udah dibolehin dipake buat sholat, juga makanan halal (berlabel) udah bisa didapatkan di kantin kampus dengan terus diusahakan penambahan menu. Disini ane masuk Executive Committee-nya, ya kayak motornya gitulah, meskipun ane rasa kontribusi ane masih minim hehee.

Kalo ini organisasi muslim di mesjid, semacam takmir mesjid lah. Oiya, semua yang berbau Islam disini masih harus berbau 'cultural' juga. Karena Islam emang masih belum bisa secara penuh diterima, baru diterima dan diakui ya sebagai budaya aja. Kalo ICCS ini tujuannya emang menguatkan ukhuwah antar muslim di Sendai. Jangan sampe ada muslim yang ngga menemukan muslim lainnya sehingga jadi asal makanannya, pergaulannya dan sebagainya lah. Disini ane kebagian jadi IT Secretary, yang mengurus website, komunikasi kalo ada orang baru / orang jauh, sama mengurus grup fb muslim sendai juga.

Yang ini sebenernya dimanapun bisa berkontribusi sih, soalnya emang majalah ini ngga jelas asal muasalnya terikat tempat. Redakturnya-pun dari berbagai tempat, dan bermacam orang. Mulai dari mahasiswa sarjana, sampe dosen-dosen pun ada. Yang penting ada kemauan aja sih. Majalah 1000 guru sendiri adalah majalah (kalo menurut ane sih) semi ilmiah-populer gitu. Ilmiah karena emang isinya ya ilmu-ilmu yang lumayan 'wah' tapi populer bahasanya dan targetnya pun siswa-siswa dan guru-guru SMA di tanah air. Majalahnya sejauh ini belum dibikin versi cetaknya, soalnya kalo dicetak kan perlu biaya lah macem-macem. 1000 guru ini prinsipnya sukarela aja. Di bagian redaksi Majalah 1000guru ini ane sebagai penata letak, yang berurusan sama layout dan penerbitan.

Well, di luar negeri banyak juga kok organisasi-organisasi. Jadi jangan khawatir buat yang seneng berorganisasi dalam rangka refreshing dari kuliah yang gila seperti ane hehee. Cuma ya musti pandai-pandai memilih dan mengatur waktu.

Pesan: jangan terlalu fokus di dunia maya, sehingga mengurangi interaksi dan kontribusi di dunia nyata. Hormati tetangga, yakali ketemu tetangga di dunia maya..

-Semoga tulisan ini bisa menggantikan kehadiran saya di ROADSHOW IAIC 2013-
-Tulisan keempat sekuel Ayo Kuliah di Luar Negeri, semoga membawa manfaat-
-kontak saya via Facebook disini-
Kekhawatiran akan sulit kembali ke Indonesia itu emang bukan cuma kekhawatiran belaka sih sebenernya. Apalagi buat yang lulus SMA langsung lanjut di luar negeri. Kemungkinan besar kita ngga punya afiliasi kan di Indonesia-nya. Lain ceritanya kalo PNS atau dosen yang ditugaskan untuk menuntut ilmu lebih lanjut di luar negeri. Lantas bagaimana?

Buat para idealis yang ingin membangun negeri, toh membangun nggak selalu harus dari dalam kan? Dari luar sini kita juga Insya Allah akan bisa membangun negeri kita kok. Asalkan memang benar-benar idealis, bukan yang idealnya hanya di lisan. Banyak yang bisa dilakukan dari jauh. Buat yang nggak ingin tinggal berlama-lama di negeri kafir. Lakukan aja banyak hal produktif di negeri kafir ini. Insya Allah nanti negeri kita akan memanggil atas kontribusi kita itu. Toh kesuksesan tidak hanya bisa diraih di Indonesia kan?

IMAC-U angkatan 2011 dan 2012

Yosh, disini ane akan sedikit berbagi pengalaman tes masuk jurusan International Mechanical and Aerospace Engineering, program Future Global LeadershipTohoku University. Ane masuk dengan beasiswa living cost kerjasama Lembaga Nan-unggul Indonesia - Kemdikbud Indonesia. Buat beasiswanya itu ada tesnya sendiri, dan sepertinya ane nggak akan ceritakan. Beasiswa itu sekarang udah ngga dibuka lagi. Yang angkatan 2013 ini masuk program G30 Tohokudai ada yang mengikuti skema seleksi oleh LNI (skema yang sama dengan ane setahun sebelumnya), tapi ngga menerima beasiswa living cost yang disponsori LNI. Malah mereka menerima MEXT atau JASSO. Lantas?

Pertama, sering-sering aja periksa website pendaftaran Tohokudai. Pendaftaran biasanya dibuka mulai oktober sampe mei. Ada dua hal yang harus dipenuhi dulu sebelum mulai daftar:

  1. Standarized Test Result, ini kalo mau buru-buru daftar ya berarti musti ambil SAT atau IB atau A-Level sendiri sih. Tapi kalo mau sedikit menunggu dan bersiap-siap, bisa masukin nilai hasil ujian nasional kok. Buat jurusan ane, hasil yang dibutuhkan matematika, fisika, sama kimia.
  2. English Proficiency, yang ini bisa ambil TOEFL atau IELTS.

Nah, setelah punya 2 itu silakan daftarkan diri secara online di website pendaftaran Tohokudai.

Program Engineering ini tesnya dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama ujian tertulis, dan sesi kedua wawancara dengan sensei yang datang ke Indonesia. Keduanya diselesaikan di hari yang sama. Untuk ujian tertulis, akan diberikan waktu sekitar 1 atau 2 jam (ane lupa hehee), wawancara sekitar 15 menitan. Alhamdullah waktu itu sebelum tes ane udah dapet sedikit gambaran soal tes tertulisnya dari sensei yang ane kenal. Beliau mengirimkan ane soal tes tertulis tahun 2011, meskipun sedikit berbeda sama yang beneran keluar di tesnya. Langsung ane bahas tes tertulisnya.

Soal pertama tes tertulis, agak aneh sih menurut ane. Di soal ini kita diminta buat menulis minimal sebanyak 300 kata tentang tema yang diberikan. Pas jaman ane, temanya: mesin apa yang paling kamu sukai dan kenapa suka mesin itu. Ane nggak merasa ngerjain sampe 300 kata sih, soalnya lumayan menghabiskan waktu sih. Mending waktunya dialokasikan buat ngerjain soal yang lainnya.

Soal kedua, ketiga, dan keempat setipe sih. soalnya fisika mekanika gitu. Alhamdulillah pas jaman SMA ane pernah gabung tim olimpiade fisika. Menurut ane tiga soal ini selevel dengan soal olimpiade fisika SMA tingkat kabupaten. Soalnya nggak terlalu rumit yang butuh kalkulus tingkat dewa gitu. Tapi tetep butuh konsep dan analisis yang mendalam. Dua dari 3 soal ini ane pernah jumpai di buku "Mekanika 1"-nya Pak Yohanes Surya kayanya deh, atau mungkin soal pelatihan olimpiade yang lain hehee pokoknya ane merasa pernah ngerjain soalnya lah. Nah yang satunya bener-bener baru buat ane. Ya lumayanlah.

Soal nomer lima ini beranak pinak. Anaknya ada 4. Ini soal matematika. Alhamdulillah dari awal kelas 3 ane udah mendalami matematika diatas batas normal pelajaran SMA karena emang dari awal ane mentargetkan buat melanjutkan sarjana ke luar negeri. Menurut ane soal-soal ini setingkat materi A-level, diatas materi soal-soal ujian nasional dan SNMPTN. Soalnya beranak empat, ada kalkulus, suruh bikin grafik pertidaksamaan, tapi ngga ada soal-soal tipe probabilitas atau statistik kok. Nah, nomer ini ane gak selesai karena waktunya habis.

Begitulah tes tertulisnya. Terus dilanjutkan wawancara. Nah ane wawancara ini takut banget pas itu. Ane dihantui kegagalan 2 kali berturut-turut yang ane alami di 2 wawancara sebelumnya. Dengan modal 2 kegagalan itulah ane masuk menghadapi sensei dengan sok tenang dan sok percaya diri hehee. Ditanya, kenapa pengen ke jepang, udah keterima di mana aja, terus kalo tohokunya tembus mau ambil yang mana, terus ditanya apa yang kamu sukai dari 'jepang', ane jawabnya serius gitu eh senseinya malah ketawa, ternyata maksudnya itu yang sejenis manga atau apalah hahaa. Ditanya hobi juga, sama ditanya soal tesnya tadi gimana, ternyata emang soalnya diset supaya waktunya ga cukup kecuali kalo emang dewa wkwk.

Buat wawancara ini, berkaca pada 2 kegagalan sebelumnya, ane bikin teks LENGKAP apa yang akan ane jawab kalo ditanyain ini-itu. Ternyata Alhamdulillah berguna sih buat nambah kepercayaan diri ketika ane jawab pertanyaan-pertanyaan wawancara. Emang dasarnya kurang pandai berbahasa dan berbicara ya beginilah jadinya hehee. Tapi cotekannya tetep sesuai kenyataan dan apa adanya lah, cuma buat meningkatkan kepercayaan diri aja kan udah tau apa yang akan dibicarakan. Meskipun temen ane ada yang melecehkan dengan bilang, "Yaelah wawancara mah ngapain di-skenario-in, mending natural, alami, mengalir." Tapi ane beda, ane ngga suka yang mengalir, bukankah aliran itu menuju tempat yang rendah? Lebih baik berusaha kan, untuk mencapai ketinggian, kita butuh usaha untuk melawan tarikan kebawah kan?

Begitulah, lantas persiapan seperti apakah yang dibutuhkan?
Dari awal masuk kelas 3, ane sebenernya drop berat gara-gara gagal tembus OSN. Ane beneran kehilangan arah lah. Alhamdulillah ada orang tua dan temen-temen ane. Jadi dari situ ane berpikir kalo harus punya target lebih lagi. Dan ane langsung mulai nyoba meng-khatam-kan buku latihan soal matematika A-Level yang ada di perpustakaan IC, sambil berlomba-lomba sama seorang temen yang jago banget matematika tapi gagal tembus OSN juga hahaa. Karena emang materi tes buat kuliah ke luar negeri levelnya rata-rata diatas level anak SMA biasa di dalam negeri. Dan supaya ane belajarnya cepat, ane memacu diri dengan memaksa melampaui si anak yang paling jago matematika itu hehee.

Dari awal itu juga ane mulai  nyoba meng-khatam-kan buku latihan soal fisika A-Level yang ada di perpustakaan IC. Yang ini ane coba ngerjakan di setiap keheningan petang hari (alah). Sama di akhir-akhir ane baru nyoba buat sering-sering simulasi tes IELTS. Meskipun waktu itu bahan simulasinya didapat secara agak ilegal sih hehee.

Lalu tips selanjutnya, beranilah mencoba. Ane mengikuti 3 kali wawancara selama ikhtiar buat kuliah di luar negeri ini. Dan 2 yang pertama gagal. Yang terakhir baru berhasil. Gimana jadinya kalo ane ngga berani mencoba? Beranilah mencoba, daftar aja kemana-mana. Yang paling terbuka di IC sih NUS, NTU, Tohokudai, Meidai, Kyodai, cobain aja semuanya. Kalo gagal, tetep aja dapet pengalamannya kan buat tes selanjutnya. :)

-Semoga tulisan ini bisa menggantikan kehadiran saya di ROADSHOW IAIC 2013-
-Tulisan ketiga sekuel Ayo Kuliah di Luar Negeri, semoga membawa manfaat-
-kontak saya via Facebook disini-