Hi! There's a new song...! Check This! We're learning how to use Fruity Loop Studio...


Setelah selama tiga hari saya berkutat dengan Fruity Loop Studio (Sebuah software pengolah nada) yang masih 'Demo Version' (saya punya cracknya tapi saya belum tahu crack itu harus diapakan). Ternyata semua ada hasilnya. Silakan dicek! Itu hanyalah sebuah ekperimen dari saya. Karena ini juga masih manggunakan demo version jadi banyak kekurangannya. Mohon maaf... Selamat menikmati!

Marilah kita berusaha menjalankan perintah Allah, ibadah yang mempunyai banyak keutamaan ini... Semoga Allah menjaga ke-istiqomah-an kita semua dalam beribadah... Amin.

TAHAJJUD

by on 9/04/2011
Marilah kita berusaha menjalankan perintah Allah, ibadah yang mempunyai banyak keutamaan ini... Semoga Allah menjaga ke-istiqomah-an kita s...
Kali ini saya ingin me-repost sebuah note dari facebook oleh seorang teman saya, Adhy Satya Dharma Oct. Dengan editing seperlunya..
"Bismillahirrahmaanirrahiim..

Kali ini saya ingin menulis tentang keprihatinan saya melihat umat Muslim akhir2 ini (berarti termasuk saya sendiri)...:(

Kenapa memprihatinkan!? Sekarang ini banyak orang yang mengaku Islam tapi tidak Sholat, mengaku Islam tapi berbuat maksiat, mengumbar syahwat, mengaku Islam tapi berbuat anarkis, mengaku Islam tapi selalu menuruti hawa nafsu setan yg nyata-nyata MENYESATKAN! Lalu, Islam apakah yg sprti itu!? Islam KTP!? Islam bawaan lahir!? Atau ‘Islam-Islaman’!?

Sungguh LUCU, MEMALUKAN dan MEMILUKAN!! Bahkan MEMPRIHATINKAN..!!

Ini contoh sederhana yg mungkin sadar atw tanpa disadari sering kita lakukan sehari-hari..(termasuk saya juga..) Kita hidup dalam sehari ini 24 jam (100% waktu dalam sehari..)

Terkadang kita akan dengan senang hati, tanpa terasa menghabiskan&meluangkan waktu kita utk:

5-8 jam (+/- 33% waktu kita dalam sehari) untuk tidur!!

2-4 jam (+/- 17% waktu kita dalam sehari) untuk maen game-internet, nonton TV, membaca koran&majalah!!

1-2 jam (+/- 8% waktu kita dalam sehari) untuk telp2an, SMSan ma pacar/gebetan!!

Dan apa yg terjadi dengan Sholat Wajib 5 waktu kita yg hanya +/- 50 Menit (10 menit/sholat) (hanya 4% waktu kita dlm sehari!!)

atau waktu kita u/ membaca Al-Qur’an yg hanya +/- 15 Menit (hanya 1% waktu kita dlm sehari!!), tetapi mengapa kita berat sekali untuk menunaikannya!? sehingga kita tidak pernah bisa menjalankannya dgn ikhlas, rutin dan senang hati!?

Akhirnya kita menjadi suka melalaikan Sholat (bolong-bolong) dan tidak pernah sekalipun tergerak hati utk membaca Al-Qur’an. Sungguh LUCU, MEMALUKAN dan MEMILUKAN bukan..??!! Bahkan MEMPRIHATINKAN..!!

Pada saat ada ‘panggilan’ dari HP kita (HP bergetar ada telpn atau sms masuk), kita pasti akan SEGERA melihatnya, mengangkat telpn tsb. atau baca sms itu (apalgi klo tahu itu dari pacar, gebetan, atau sang selingkuhan! ). ;-) wuiihh..semangan bgt..:-)

Bahkan saat kita berkendara sekalipun, kita akan SEGERA, pda saat itu jg menepikan kendaraan untuk menerima telpn atau skdar melihat SMS tsb, dan bahkan ada yg telpn atau sms sambil berkendara! (saya juga masih sering..)

Tapi apa yg terjadi jika kita mendengar ‘panggilan’ Allah SWT, dari Adzan yg berkumandang sbgai pertanda waktu kita Sholat!?

Trkdng kita menjawab: “Nanti ahh…!” “Alahhh, masih jam segini..!”

“Duhh, masih sibuk, bnyk kerjaan nie!”

“Uahhmm..masih ngantuk, capek!”

“Nanggung nie, acara TVnya masih asyik!”, dsb.

Akhirnya kita menjadi suka menunda2 waktu Sholat kita. Sungguh LUCU, MEMALUKAN dan MEMILUKAN bukan..??!! Bahkan MEMPRIHATINKAN..!!

Kita Sholat Wajib, jmlnya 17 rakaat dalam sehari. Pastinya kita WAJIB membaca Al-Fatihah sebanyak 17 kali. Apabila dihitung, dalam setahun kita membaca Al-Fatihah 6.120 kali! &jika kita selama ini sudah Sholat selama (katakanlah) 5 tahun, artinya kita telah membaca Al-Fatihah sebanyak 30.600 kali!! (wah2, ternyata udh banyak bgt ya..) tpi harus kita tanyakan kpda diri kita sendiri, apakah selama ini kita tahu artinya!?

Tapi apa yg terjadi jika kita dihadapkan dengan lirik2 lagu2 cinta, puitis, romantis dari band kesayangan kita? Wooowww… Sehari, dua hari langsung hafal di luar kepala! Menghayati! Sampai-sampai menangis dgn syahdunya! (kok bisa gini ya..??) Akhirnya kita menjadi ‘jauh’ dari Al-Qur’an, karena kita hanya membacanya saja tanpa pernah mengetahui dan menghayati artinya (lebih parah lg, yg menjadikan Al-Qur’an hanya sebagai pajangan/pemanis ruangan! ). Sungguh LUCU, MEMALUKAN dan MEMILUKAN bukan..??!! Bahkan MEMPRIHATINKAN..!!

‘PERINTAH’ [bisikan] Setan: “Wahai Manusia, tak mengapa kamu bermaksiat, mengumbar syahwat, puaskan hawa nafsumu brg sesaat! Kesempatan tidak akan datang kedua kali, skrg ini adalah saat yg tepat! Percayalah! Kau akan sungguh2 merasakan NIKMAT!” PERINTAH Allah SWT: “Wahai Manusia, Janganlah kau menuruti hawa nafsu Setan yg akan selalu menyesatkanmu dari jalanKu. Jagalah pandanganmu dan peliharalah kemaluanmu!”

Tapi apa yg terjadi??? PERINTAH siapakah yg kita jalankan? PERINTAH siapakah yg kita ikuti? PERINTAH siapakah yg kita amalkan dgn teguh? dan sebenarnya siapakah Tuhan kita? Allah atau Setan!?

Akhirnya terjadilah Pacaran bahkan sampe2.. free sex, ML, bermesum ria dgn yg bukan muhrimnya, pelecehan seksual, aborsi, dsb.(astagfirullah..) Sungguh LUCU, MEMALUKAN dan MEMILUKAN bukan..??!! Bahkan MEMPRIHATINKAN..!!

BAHAN RENUNGAN

Betapa sulitnya untuk menunaikan Sholat selama 10 menit, namun betapa asyiknya menghabiskan 1 jam menonton film favorit kita!? Betapa sulitnya untuk membaca 1 lembar Al Qur'an dan mempelajari arti yang terkandung di dalamnya, namun betapa mudahnya membaca 100 halaman dari buku/novel favorit kita!?

Betapa sulitnya untuk meluangkan waktu u/berdoa, berdzikir, mengingat Allah barang sejenak, namun betapa mudahnya untuk bergosip berjam-jam lamanya!?

Betapa BESARnya nilai uang Rp 100.000 apabila dibawa ke Masjid untuk disedekahkan, tetapi betapa KECILnya saat dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!?

Betapa asyiknya apabila konser musik diperpanjang waktunya, namun mengapa kita mengeluh ketika khotbah di Masjid sedikit lebih lama daripada biasanya!?

Dan… Betapa kita SERING MEMINTA ini-itu kepadaNya, terkadang dengan sedikit ‘memaksa’ harus dikabulkan sekarang juga, bahkan sampai kecewa kepadaNya ketika doa kita tidak juga dikabulkan, tetapi kita JARANG MEMBERI kepada ALLAH! Sesungguhnya, Allah SWT yang butuh kita atau kita yang butuh Allah SWT!?

Saya pun masih belum mampu menjadi muslim yang hanif dan bukan maksud utk menggurui.. Semoga bisa menjadi bahan introspeksi dan renungan yg positif buat kita semua..:-)"

Syukron akh Adhy... Catatan yang menyentuh.
Saya merasa tergelitik ketika tadi pagi mengikuti jama'ah shalat 'Idul Fitri di masjid dekat rumah saya. Mengapa pasal? Saya melihat jama'ah shalat 'id yang begitu banyak, memenuhi masjid. Sampai menyebrangi jalan bahkan. Saya mencoba membandingksn jumlah jama'ah yang datang shalat 'id tadi dengan jama'ah shalat subuh di tempat yang sama. *saya hanya mengamati jama'ah dari kaum adam, karena jama'ah wanita tidak disyariatkan shalat di masjid ketika shalat fardhu* Kalau saya buat perbandingan, mungkin 1:40 lah. Bahkan lebih kecil dari itu. Bahkan dibandingkan dengan jama'ah shalat jumat kemarin, mungkin 1:3. Padahal hari ini jumlah jama'ah seharusnya lebih sedikit dari yang semestinya karena banyak jama'ah yang mudik ke kampung halaman. Kemanakah umat Islam yang sebanyak ini pada subuh tadi? *Mungkin pada tulisan ini saya agak men-generalisasi keadaan umat Islam saat ini.

Mengapa banyak dari umat Islam hanya menghadiri shalat 'id? Inilah yang ingin saya soroti pada tulisan saya kali ini. Padahal, hukum shalat 'id menurut jumhur 'ulama adalah sunnah. Berdasarkan dari hadits yang muttafaq ‘alaih, dari hadits Thalhah bin Ubaidillah, ia berkata :

Artinya : Telah datang seorang laki-laki penduduk Nejed kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kepalanya telah beruban, gaung suaranya terdengar tetapi tidak bisa difahami apa yang dikatakannya kecuali setelah dekat. Ternyata ia bertanya tentang Islam. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : Shalat lima waktu dalam sehari dan semalam . Ia bertanya lagi : Adakah saya punya kewajiban shalat lainnya ? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : Tidak, melainkan hanya amalan sunnah saja . Beliau melanjutkan sabdanya : Kemudian kewajiban berpuasa Ramadhan . Ia bertanya : Adakah saya punya kewajiban puasa yang lainnya ?. Beliau menjawab : Tidak, melainkan hanya amalan sunnah saja . Perawi mengatakan bahwa kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan zakat kepadanya. Iapun bertanya : Adakah saya punya kewajiban lainnya ?. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : Tidak, kecuali hanya amalan sunnah saja . Perawi mengatakan, Setelah itu orang ini pergi seraya berkata : Demi Allah, saya tidak akan menambahkan dan tidak akan mengurangkan ini . Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Niscaya dia akan beruntung jika ia benar-benar .

Jumhur 'ulama mengatakan : Hadits ini menunjukkan bahwa shalat selain shalat lima waktu dalam sehari dan semalam, hukumnya bukan wajib ‘Ain . Dua shalat ‘Ied termasuk ke dalam keumuman ini . Pendapat ini di dukung oleh sejumlah Ulama diantaranya Ibnu al-Mundzir dalam Al-Ausath IV/252 .

Hal ini sangat kontras bila kita lihat kondisi ummat Islam sekarang. Mereka lalai di waktu subuh dan berbondong-bondong menghadiri jama'ah shalat 'Id. Ironis sekali. Shalat 5 waktu yang hukumnya Fardhu 'ain, malah sedikit jama'ahnya. Shalat 'id yang ibadah sunnah...

Saya disini bukannya menekankan agar anda sekalian tidak menghadiri shalat 'id. Tetapi yang saya tekankan adalah supaya kita semua bisa menghadiri shalat fardhu berjamaah di masjid dengan antusiasme seperti saat kita shalat 'id.


Bila ada yang beralasan untuk shalat di masjid. Ketahuilah bahwa kaum adam yang telah mencapai akil baligh sangat disyariatkan untuk shalat fardhu berjamaah di masjid. Banyak sekali keutamaan shalat berjamaah di masjid bagi kaum adam ini, berbeda dengan kaum hawa yang lebih disyariatkan untuk shalat di kamarnya. Keutamaan shalat berjamaah di masjid bagi kaum adam ini, antara lain:

Dari Ibnu Umar ra bahwasanya rasulullah bersabda: shalat berjamah lebih utama daripada shalat sendirian dengan tujuh puluh derajat.Dalam riwayat lain: dengan dua puluh lima derajat. Muttafaq alaih ([1]).

Dari Abu Hurairah ra berkata: rasulullah saw bersabda: ((barangsiapa yang bersuci di rumahnya, kemudian pergi ke salah satu rumah Allah, untuk melaksanakan salah satu kewajiban terhadap Allah, maka kedua langkahnya yang satu menghapuskan kesalahan, dan yang lain meninggikan derajat)) ([2]).

Dari Abu Hurairah bahwasanya nabi saw bersabda: (barangsiapa yang pergi ke masjid di waktu pagi atau di waktu sore, maka Allah menyiapkan baginya makanan setiap kali pergi pagi atau sore) muttafaq alaih ([3]).

Yang lebih utama bagi seorang muslim, shalat di masjid tempat ia tinggal, kemudian masjid lain yang lebih banyak jamaahnya, kemudian berikutnya yang lebih jauh, kecuali masjidil haram, masjid nabawi, dan masjidil aqsha, karena shalat pada masjid-masjid tersebut lebih utama secara mutlak.

([1]) HR. Bukhari no (645) (646), Muslim no (650) (649).
([2]) HR. Muslim no (666)
([3]) Shahih Bukhari no (662), Muslim no (669).

So, tunggu apa lagi! Bagi kaum adam, mari kita shalat berjamaah di masjid! Orang Israel juga pernah berkata bahwa mereka akan sangat takut pada ummat Islam jika jamaah subuh kita sama jumlahnya dengan jamaah jumat... Ayo!
DONAT merupakan acara tahunan di madrasah kami, meskipun tiap tahun nama acaranya berbeda. DONAT ini sebenarnya acara 17-an, tapi saya hanya ingin mereview acara lomba aransemen lagu nasional-nya saja. Acara yang cukup mengecewakan bagi saya dan beberapa teman saya yang berpartisipasi disini. Saya akan mencoba me-review acara ini dari bagian audisinya.

Audisi diadakan di plaza (bundaran) di tengah2 kompleks MAN Insan Cendekia Serpong. Menampilkan 10 band peserta audisi. Persiapan audisi sudah dilakukan secara terjadwal sejak 2 minggu sebelum audisi. Saya akan mengulas satu persatu peserta audisi.

Penampilan pertama berdasarkan hasil undian oleh Sam Pac Men. Sepertinya band ini merupakan reform dari sebuah band yang telah lama malang melintang di Insan Cendekia ini; NGAPAK BAND. Band yang digawangi oleh Chairul Akmal (vokal); Alam Afif Makarim (gitar, vokal); Fadli Muhammad (bass); Mohamad Sofyan Sodiq (drum) ini membawakan lagu "Garuda Pancasila" yang mereka aransemen sedemikian rupa sehingga intronya menyerupai lagu "Hijrah ke London"-nya Changcuters, tengahnya mirip "Feeling This"-nya Blink, dan bagian akhirnya saya tidak tau dari lagu apa.

Mereka tampil begitu rapih, sangat rapi untuk band yang belum lama terbentuk. Namun mereka kurang menunjukkan dan memaksimalkan skill yang mereka punya. Catatan yang saya beri bahwa sang vokalis terlihat terlalu malu-malu untuk berekspresi. Cukup kontras dengan penampilan sang gitaris dan bassis yang tampil all out.

Penampilan kedua oleh Endless Entire, band tertua di IC untuk saat ini. Masih dengan formasi yang sama seperti ketika Disguise. Ibnu Raditya sebagai vokalis, Hanivan Maulana sebagai gitaris sekaligus backing vocal, Yuskahar Muharram sebagai gitaris, Muhammad Faqih sebagai bassis, dan Moza Adidharma sebagai drummer. Mereka membawakan lagu "Gugur Bunga" dengan gaya mereka, masih tetap rock alternative.

Mereka berhasil mengaransemen lagu "Gugur Bunga" ini dengan sangat baik. Mereka memainkannya dengan begitu rapi, mungkin karena mereka sudah biasa bermain bersama. Mereka juga benar2 mengaplikasikan skill yang mereka punyai secara maksimal. Performa mereka juga sudah berkembang daripada yang ketika Disguise dulu.

Selanjutnya ada Harmony in Vantasy, bandnya kaum hawa. Band yang seluruh personelnya dari kaum hawa ini beranggotakan Faradisa Bintana (vokal); Andarini Sertianti (gitar, vokal); Cahyani Kesuma (gitar); Nisa Karima (bass); Fadhilah Zulfa (keyboard); dan Salma Nadia (drum). Band yang sudah berumur 2 tahun ini mengaransemen lagu "..." *tidak tahu judulnya* dengan masih tetap bertahan dengan genrenya: pop.

Dalam penampilan mereka kali ini, terkesan kurang persiapan. Untuk ukuran band yang sudah tua, kerapihan mereka dalam bermain masih kurang mumpuni. lagu yang mereka bawakan sudah cukup menunjukkan skill bermain sang keyboardis dan vokalis. Performance mereka juga sudah cukup meningkat dibanding penampilan mereka sebelumnya, dengan penghayatan lagu yang baik.

Yang keempat adalah Sosis Sonice dengan anak Social Science-nya. Dengan personel yang masih sama, namun formasinya acak, Ariq Syauqi (vokal, bass); Yuskahar Muharram (synth, vokal); Pimgi Nugraha (gitar); Hanivan Maulana (keyboard); Hilmy Kaukaby (drum). Dalam membawakan lagu "Bendera Merah Putih" mereka sedikit berubah haluan, yang sebelumnya bergenre emo menjadi powerpop dengan adanya keyboard dan synth (FL).

Penampilan mereka masih tetap rapi dan begitu berwarna dengan adanya efek keyboard dan FL, namun agak kurang di performance dengan absennya Dwi Swasana Ramadhan dari band ini. Mereka benar2 memaksimalkan skill mereka di keyboard dan synth yang mereka punyai.

Yang kelima adalah Rock Skullah. Nama plesetan dari band legendaris di madrasah kami; Rock Skool. Band ini juga sepertinya band reform dari band Take A Pack, band yang juga sudah lama berkecimpung di dunia permuasikan IC. Band yang beranggotakan Dwi Swasana Ramadhan sebagai vokalis, Mohamad Sofyan Soddiq sebagai gitaris sekaligus backing vocal, Luqman Labib sebagai gitaris, Khalid Adil sebagai bassis, dan Ibnu Raditya sebagai drummer; ini membawakan lagu "Bangun Pemudi Pemuda" dengan genre mereka, rock.

Mereka membawakan lagu ini dengan aransemen yang sangat menarik. Merekapun tampil gila-gilaan. Saya acungi dua jempol untuk performance mereka yang sangat bagus meskipun tak tahu malu. Namun sepertinya mereka tefokus pada performance sehingga permainan mereka agak kurang rapi. Namun kesalahan mereka agak tertutup dengan maksimalnya skill yang mereka pertontonkan.

Penampilan keenam oleh Ta-D. Nama band yang agak aneh, "assalamualaikum, kami dari Ta-D,...". Mungkin itu yang mereka inginkan. Band debutan yang beranggotakan Luthfi Naufan (vokal); Asaddin Nur (gitar); Luqman Labib (gitar); Irfan Taufiq (bass); dan Diva Pasha (drum) ini mencoba membawakan lagu "..." *lupa* dengan genre rock.

Lagu ini mereka bawakan dengan cukup rapi untuk ukuran band baru, mereka juga agak kurang dalam performance -mungkin masih malu2 karena penampilan pertama mereka. Namun mereka sudah menunjukkan skill hebat yang mereka miliki sebagai band debutan. Kita tunggu saja penampilan band ini berikutnya.

Selanjutnya, di urutan ketujuh ada SLURTD. Band ini terhitung band baru, karena memang ini adalah penampilan pertama mereka. Band yang digawangi oleh Risky Nurfitriansyah sebagai vokalis (throat), Muhammad Salman sebagai bassis sekaligus backing vocal, Muhammad Irfan dan Asaddin Nur sebagai gitaris, juga Moza Adidharma sebagai drummer ini mengusung genre emo dengan memainkan lagu "Hymne Guru".

Lagu ini mereka mainkan dengan cukup rapi, dengan skill gitaris yang begitu ditonjolkan. Namun, performance mereka masih naggung, mungkin karena ini penampilan perdana mereka dalam satu tim. Karena sebenarnya band ini terdiri dari orang2 yang sudah cukup berpengalaman.

Yang tampil kedelapan adalah Reborn. Band yang sudah berumur setahun ini terdiri atas 5 personel: Arda Dilah (vokal); Nur Azizah (gitar); Arina Widda (gitar); Hariz Bayu (bass); Nur Faizin (drum). Band ini memainkan lagu "satu Nusa Satu Bangsa" versi reggae. Tapi yang saya dengar, mereka bukannya mengaransemen, hanya mengiringi dan memberi intro versi reggae. Performance mereka juga begitu statis untuk sebuah band yang sudah berumur 1 tahun.

Penampilan ke sembilan oleh J.S.W.C. yang membawakan lagu "Ibu Pertiwi". Band yang sebelumnya berpersonel Ariq Syauqi (vokal, bass); Pimgi Nugraha (gitar); Hilmy Kaukaby (drum) ini menambah satu personel lagi, yakni Ahmad Faiz (gitar, vokal) dengan masih bertahan dengan genre emo-nya.

Mereka membawakan lagu ini dengan rapi. Dibumbui dengan drama:
Hilmy: "WOI! BISA NYANYI GAK SIH LO?!"
Ariq: "APAAN SIH LO!"
Hilmy: "JANGAN MAIN-MAIN LO! LAGU NASIONAL NIH!"
Faiz: "UDAH!"
*kurang lebih
yang diselipkan di tengah2 lagu (sayang sekali tidak terekam). Menarik sekali.

Dan terakhir, penampilan ke-sepuluh oleh Banana Five. Band yang sudah 2 tahun malang melintang di IC ini masih beranggotakan Ahmad Faiz (vokal, gitar); Muhammad Salman (bass, vokal); Syahid Naufal (drum); Arief Faqih (gitar); Raka Kurnia (keyboard). Mereka membawakan lagu "Rayuan Pulau Kelapa" dengan cukup baik dengan masih bertahan pada genre punk rock-nya, tapi kali ini terdengar ada sedikit influence powerpop.

Peformance Banana Five kali ini cukup gila dengan dresscode yang memang agak kurang terkoordinasi. Permainan juga bisa dibilang rapi, walaupun sang vokalis agak lupa lirik. Skill merekapun lumayan dikerahkan di lagu ini.

Begitulah kesepuluh kontestan, dan berikut urutan peringkatnya (5 besar--> finalis):
1. Endless Entire (Congrats!)
2. Banana Five
3. Sosis Sonice
4. J.S.W.C
5. Rock Skullah

Lantas kenapa kami kecewa?
Yang pertama adalah batalnya acara puncak. Batalnya acara puncak ini dikarenakan tidak adanya audiens. Jadi, kami -para finalis- datang sesuai instruksi panitia, pukul 13.30. Tapi, ternyata yang ada di tempat hanya segelintir panitia yang sedang memasang dekorasi dan menyapu lantai. Bahkan alat2 band juga harus kami bantu angkut. Sungguh mengecewakan. Sebenarnya saya sudah memprediksi hal ini, karena acara diadakan Jumat siang. Siapa juga yang mau datang menonton pementasan band di siang bolong? Apalagi di bulan Ramadhan... Apalagi, semua orang juga tahu kalau tiap jumat sehabis jumatan selalu ada Language Development Program. Jelas tidak ada yang datang.

Tahun lalu juga ada acara yang tak terlaksana. Futsal Corong. Tapi, futsal corong kan tidak ada biaya registrasinya. Yang ini? Sudah disuruh bayar 10000 per band, tapi acaranya batal begitu saja.

Acara baru mulai sekitar pukul 14.30. Diantara kami -para finalis- sudah banyak yang bosan dan memutuskan untuk pulang sejak pukul 14.00. Akhirnya kami semua memutuskan supaya tidak ada yang tampil. Yang ada hanya penampilan gila-gilaan. Tapi, apa kata panitia. Bukannya di-handle supaya acara tetap terlaksana. Mereka malah bilang, "Udah biarin aja, kasian mereka (finalis) udah nunggu dari tadi dan udah bayar juga.". Lah?! Seharusnya mereka mengusahakan keberlangsungan acara kalau kasihan pada kami. Atau setidaknya menyiapkan acara pengganti dengan materi yang sama, Kita tunggu pertanggungjawaban para panitia.

Yang kedua adalah hasil penilaian. Yang saya heran adalah kenapa panitia juga ikut menilai. fyi: menurut penilaian juri, poin Endless Entire dan Banana Five adalah sama. Namun yang menyebabkan selisih 2 poin adalah hasil penilaian panitia. Penilaian seharusnya mutlak ditangan juri. Sehrusnya panitia menyerahkan nilai yang sama itu ke tangan juri. Biarkan juri yang memutuskan.

Tapi, dibalik itu semua, kami ingin berterima kasih sebanyak2-nya kepada panitia terutama. Karena berkat adanya acara ini, bisa memacu kreativitas kita semua dalam bermusik. Terima kasih.

Jadi, catatan kecil ini mungkin bisa menjadi koreksi bagi panitia, supaya kedepannya bisa lebih baik lagi. Catatan ini saya buat semata-mata untuk membangun. Membangun OSIS yang lebih baik lagi. Semoga Disguise 2012 bisa lebih baik.
Masa Taman Kanak-Kanak saya, masa-masa yang agak kelam. Saya habiskan masa TK saya ini di 3 tempat yang benar-benar berbeda. Tapi di jenjang yang sama. Ketika itu, entah saya lupa alasan saya apa, yang jelas saya menolak untuk masuk TK A dan langsung TK B. Dan saya menghabiskan 3 tahun waktu hidup saya untuk satu jenjang TK yang sama.

Setahun pertama masa TK saya saya habiskan dengan bersekolah di Ambon. Ketika itu usia saya baru 3 tahun. Dan saya baru saja disunat. Tahun 1997-1998. pada awal 1998, terjadi kerusuhan di Ambon. Saya yang belum tahu apa-apa hanya ikut-ikutan saja. Ikut Ummi dan ibu-anak lainnya mengungsi. Sering sekali kami tidur di barak-barak. Begitu mengerikan kondisi ketika itu. Di malam hari, saya dan ummi terpisah dengan abi. Ummi dan saya bersama Taqi (adik saya yang paling besar) menuju barak. Dan abi..., entah ke mana. Yang jelas ketika itu abi membawa parang. Saya hanya berdoa agar besok masih bisa bertemu abi...

Begitulah suasana perang. Begitu mencekam. Saya yang belum tahu apa-apa ketika itu. Keadaan berubah setelah abi dipindahtugaskan (abi bekerja di BPKP) ke Surabaya. Kami pindah ke Malang, karena nenek saya tinggal di malang dan kami tidak mungkin langsung ke surabaya karena kami belum tahu akan tinggal di mana di surabaya nanti. Dengan kawalan dari beberapa orang tentara -teman abi- alhamdulillah kami sampai bandara dengan selamat.

Tahun kedua TK saya, masih di jenjang TK yang sama. Di tahun kedua TK saya ini, saya menjadi anak yang pendiam dan kurang percaya diri. Entahlah, mungkin akibat dari suasana perang yang pernah saya rasakan di usia yang terlalu dini. Saya tidak bisa membayangkan peperangan yang terjadi di Palestina sekarang ini. Dan saya lebih tidak bisa membayangkan perasaan anak2 seumuran saya waktu itu di sana.

Tahun kedua TK saya di malang tidak begitu berkesan bagi saya. Saya hanya menjalankan rutinitas -sekedar mengikuti kemauan abi & ummi.

Tahun ketiga TK saya, tetap di jenjang yang sama. Saya mulai mendapat kepercayaan diri di sini. Saya menghabiskan tahun ketiga TK ini di TK Nurul Hidayah di Sidoarjo. Saya lupa penghargaan apa yang saya dapat ketika itu, tapi penghargaan itu telah membuktikan bahwa saya mampu. Saya bukan anak kecil yang tidak bisa apa-apa, hanya bisa bersembunyi.

1997-2000

by on 8/29/2011
Masa Taman Kanak-Kanak saya, masa-masa yang agak kelam. Saya habiskan masa TK saya ini di 3 tempat yang benar-benar berbeda. Tapi di jenjang...
Walaupun Idul Fitri masih beberapa hari lagi, tapi hanya ALLAH yang tahu umur orang... Jadi, saya post ini sekarang saja ya...


Jadi, di madrasah kami itu kan siswa-siswinya begitu heterogen. Berasal dari latar belakang kedaerahan yang berbeda-beda. Dan biasanya daerah-daerah itu membentuk suatu komunitas dan mengadakan acara buka puasa bersama di saat Ramadhan seperti sekarang ini dalam rangka mempererat silaturrahim antar anggotanya.

Depok Community (selanjutnya saya sebut deco) ini baru ada sejak Desember 2010 kemarin. dulunya kita tergabung di Depok-Jakarta Community (De J-Co). Tapi, anak jakarta itu jarang dateng di acara buka puasa bersama seperti ini. Beribu alasan lah. Padahal tahun lalu tempatnya di PIM, tetep aja anak jakartanya jarang dateng. Ckckck... Akhirnya kami memutuskan untuk mendirikan deco ini. Biar gak terlalu jauh juga kalo buka bersama.

Inilah Deco angkatan pertama

Tahun ini, kami mengadakan Buka puasa bersama di RM PONDOK LARAS. Awalnya, rencananya acara ini akan diadakan hari senin, tapi karena kami telat mem-book, akhirnya dapetnya hari rabu. fyi: kami (Faiz, karena rumahnya deket) booking hari sabtu.

Jadi, kami sebenarnya berlimabelas, tapi karena beberapa alasan, yang hadir ditempat cuma 10 kepala. Itu juga pada telat.

Terus, sekitar jam lima-setengah enam, kami mulai mikir-mikir sambil liat daftar menu yang ada di meja. Dan kami agak syok (oke itu saya), melihat harga yang -agak- diatas ekspektasi saya sebelumnya. *Meskipun ummi, sebelum saya berangkat dari rumah sudah memberi saya sedikit gambaran. Akhirnya, karena budget kami yang terbatas dan tetap ingin makan disitu.
Tiba-tiba faiz mencetuskan suatu ide dan langsung bergerak..! Apa yang dia lakukan? Ya! Dia menyelundupkan ini -->
(jangan ditiru). Untung juga Tyani bawa kue lapis legit, Irfan juga bawa kue bolu.

Dan dengan penuh perhitungan akhirnya kami memutuskan untuk memesan nasi-ayam-gurame per ons... Pesanan pertama kami ini disambut mbak-mbak yang ada di situ dengan pertanyaan "ini ikannya lima ekor ya?" kami jawab "lima ons mbak.." "oo, nggak bisa beli per ons, bisanya per-ekor. satu ekor kira2 7-8 ons bisa buat 4-5 orang gimana?" akhirnya kami meminta kertas pesanan tadi lagi. *padahal kalo belinya per-ons kan duri sama kepalanya gak ditimbang (gak mau rugi). Akhirnya dengan perhitungan dan perenungan yang mendalam, kami memutuskan untuk memesan nasi-ayam-cumi-teh manis.


Azan maghrib! pesenannya belum datang... Apa yang terjadi?! *jangan2 mbak2nya liat pas kita ngitungin pake kalkulator tadi?! Alhamdulillah tehnya udah datang, ditambah makanan yang diselundupin Faiz, Tyani, Irfan (sebenernya makanan gak boleh dibawa masuk). Dilanjutkan makan malam habis sholat maghrib jama'ah di mushola Pondok Laras. (alhamdulillah makanannya datang)

Setelah selesai makan, kita tiba di sesi foto-foto (meskipun dari tadi udah foto-foto). Dan sholat Isya bejamaah (Sholat wajib kan lebih utama di awal waktu) setelah berhitung uang yang ada (takut disuruh nyuci piring).

Untukmu Agamamu, Untukku Agamaku... (QS 109:6)